PENELITIAN SEBAGAI UJUNG TOMBAK PENGETAHUAN & SOLUSI KESEHATAN MASYARAKAT

PENELITIAN SEBAGAI UJUNG TOMBAK PENGETAHUAN &
 SOLUSI KESEHATAN MASYARAKAT

Agus Samsudrajat S

penelitian kesehatan

penelitian kesehatan

Penelitian adalah kegiatan yang dilakukan menurut kaidah dan metode ilmiah secara sistematis untuk memperoleh informasi, data, dan keterangan yang berkaitan dengan pemahaman dan pembuktian kebenaran atau ketidakbenaran suatu asumsi dan/atau hipotesis di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi serta menarik kesimpulan ilmiah bagi keperluan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (UU No.18, 2002).

Penelitian dan pengembangan kesehatan bertujuan untuk memberikan masukan ilmu pengetahuan dan teknologi serta pengetahuan lain yang diperlukan untuk menunjang pembangunan kesehatan dalam rangka mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang optimal. Oleh karenanya perlu pendekatan multidisiplin dalam penelitian dan pengembangan kesehatan, di mulai dari penelitian biomedis hingga penentuan kebijakan. Hal ini penting, untuk menjembatani para peneliti, sebagai produsen pengetahuan dan informasi, dengan para pembuat kebijakan, untuk memungkinkan pengembangan kebijakan yang relevan, valid, dan akurat.

Tanpa sebuah peneltian, dunia ini tidak akan mengalami kemajuan, perubahan pengetahuan dan teknologi, sebagai contoh dengan sebuah penelitian ditemukanya kendaraan bermotor, listrik, komputer dan termasuk kesehatan ditemukanya obat, vaksin, dan cara-cara untuk mengendalikan penyakit, adalah suatu penemuan yang menjadi solusi bagi masyarakat ditengah ancaman dan peningkatan masalah kesehatan. Tanpa rakyat dari negara yang tidak sehat maka tujuan menjadi negara yang kuat akan sulit dan terhambat.

Selain menjadi solusi, penelitian juga menjadi ujung tombak pengembangan suatu pengetahuan yang harus diketahui dan dapat digunakan untuk bisa terus dikembangkan untuk bisa menjadi sebuah pengetahuan baru yang dapat memberikan manfaat dan kemudahan bagi masyarakat. Oleh karena itu sebuah penelitian tidak hanya dilakukan sekali atau dua kali saja, melainkan harus terus menerus dilakukan.

Gambaran saat ini baik pemerintah, maupun lembaga pendidikan tinggi (Universitas, Institut, Politeknik, Sekolah Tinggi, Akademi, dan sejenisnya) yang menggunakan pendidikanya sebagai makanan yang siap saji, hanya bisa menggunakan ilmu dari orang/lembaga lain tanpa ada pengembangan ilmu tersebut dengan sebuah penelitian-peneltian ulang dari lembaga penelitian tersebut. Bisa jadi ilmu pengetahuan yang diikuti atau di ambil belum atau tidak sesuai dengan permasalahan yang ada dilapangan. Oleh karena itu untuk mengetahui permasalahan dalam lingkup sendiri, alangkah baik jika kita melakukan penelitian baru atau lanjutan untuk mengetahui penyebab atau masalah baru yang akan digunakan sebagai dasar atau ilmu untuk sebuah solusi baru. Meskipun menjadi tridharma perguruan tinggi, Point Penelitian inilah yang sering terabaikan baik sengaja maupun tidak dengan permasalahan biaya dan waktu, jika dibandingkan dengan ke-dua saudaranya yaitu pendidikan dan pengabdian masyarakat.

Penelitian Kesehatan merupakan salah satu subsistem dalam sistem kesehatan nasional. Penelitian Kesehatan dapat menjamin akurasi, validitas, kelayakan, dan keberlanjutan sistem kesehatan nasional untuk mencapai tujuan pembangunan nasional. Sebagaimana disampaikan Menteri Kesehatan RI, dr. Endang Rahayu Sedyaningsih, MPH, Dr.PH pada acara the 1st International Symposium on Health Research and Development and the 3rd Western Pacific Regional Conference on Public Health, di Bali (17/11/11). Hadir dalam acara ini, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, dr. Trihono; President of the World Federation of Public Health Association, Prof. Ulrich Laaser; Ketua Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), dr. Adang Bachtiar, MPH, ScD; dan perwakilan WHO Representative untuk Indonesia, dr. Kanchit Limpakarnjanarat serta para peneliti kesehatan (depkes go.id).

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan Dr. dr Trihono MSc mengatakan, sebanyak 130 kabupaten/kota di Indonesia masih mengalami kesenjangan dalam pembangunan bidang kesehatan. Trihono juga menyoroti masih minimnya anggaran untuk penelitian kesehatan di Indonesia yang besarnya Rp 400 miliar atau hanya 1,5 persen dari total anggaran dana kesehatan (kebijakankesehatanindonesia.net).

Ibarat sebuah tiga roda bergerigi yang saling terkait untuk bergerak memutar, dan penelitian adalah salah satu dari roda bergerigi tersebut, maka jika roda penelitian tidak bergerak dalam arti tidak ada penelitian atau penelitian tidak meningkat, artinya roda-roda yang lain tidak akan berputar karena pada roda penelitian yang rusak, terhambat atau terganjal karena tidak ada penelitian (lihat gambar I). Dengan demikian berdasarkan UUD 1945, setiap lembaga baik pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota, mapun lembaga swasta yang memiliki kewenangan melakukan penelitian wajib meningkatkan kuantitas dan kualitas penelitian, maka dengan yakin dan tegas sebuah lembaga, kelompok atau daerah tersebut akan mendapatkan solusi dari permasalahan yang dihadapi dan pengetahuan baru yang siap pakai. Hal tersebut tentunya diringi dengan adanya konsekuensi waktu dan biaya penelitian yang siap keluarkan yang tentunya akan berdampak positif bagi masyarakat di daerah khususnya dan bangsa pada umumnya.

Ilustrasi Roda Penelitian

Ilustrasi Roda Penelitian

Daftar Rujukan

Download artikel ini dalam bentuk pdf, klik disini.

Tentang Agus Samsudrajat S

"Membuat tapak jejak dengan berpijak secara bijak dimanapun kaki ini beranjak"
Pos ini dipublikasikan di Artikel dan tag , , , , , , . Tandai permalink.

Satu Balasan ke PENELITIAN SEBAGAI UJUNG TOMBAK PENGETAHUAN & SOLUSI KESEHATAN MASYARAKAT

  1. harjasaputra berkata:

    Blog mas juga bagus nih. Cuma kalo saran saya, untuk artikel di halaman muka jangan dimunculkan semua, jadi ga keliatan penuh. Pake read more saja. Ada fasilitasnya di wordpress di saat kita posting.
    Thx
    Harja saputra

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s