Memperingati Hari Tanpa Tembakau Sedunia 31 Mei 2011

Memperingati Hari Tanpa Tembakau Sedunia 31 Mei 2011
Memaknai Paradigma Peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia
(HTTS) atau Hari Tanpa Rokok Sedunia (HTRS)
Oleh : Agus Samsudrajat S

Hampir Setiap tahun, setiap sekolah atau perguruan tinggi, pemerintah bahkan
lembaga kesehatan dunia yang biasa disebut dengan WHO, setiap tanggal 31 mei
memperingati hari tanpa tembakau sedunia (HTTS). Pemaknaan paradigma yang
terjadi selama ini mengartikan HTTS adalah sama dengan “Hari Tanpa Asap Rokok
atau Hari Tanpa Rokok Sedunia”. Hal ini berarti bahwa selama ini telah terjadi
penyempitan makna dari arti kata yang telah menjadi sejarah awal yaitu “Hari Tanpa
Tembakau Sedunia” menjadi “Hari Tanpa Asap Rokok atau Hari Tanpa Rokok
Sedunia”.
Menyikapi hal tersebut bukan berarti peringatan yang terjadi selama ini salah
dan tidak bermanfaat, hanya saja kurang sesuai dan tepat antara realisasi pemaknaan
dengan nama yang sudah cukup popular yaitu hari tanpa tembakau sedunia. Memang
betul tembakau sebagai bahan utama untuk pembuatan rokok, Jika kegiatan anti
tembakau di artikan anti rokok, maka terkesan tembakau adalah sama dengan rokok,
yang sesungguhnya dua kata ”tembakau” dan “rokok” memiliki arti atau makna
yang berbeda. Melihat realita yang terjadi setiap peringatan HTTS selama ini tidak
menutup kemungkinan bahwa sejarah yang kita kenal dengan “Hari Tanpa
Tembakau Sedunia” akan bisa berubah menjadi sejarah baru dengan “Hari Tanpa
Asap Rokok atau Hari Tanpa Rokok Sedunia”.
Akan lebik baik jika kita benar-benar bisa menerapkan Hari Tanpa Rokok
atau Hari Tanpa Asap Rokok Sedunia, bukan “Hari Tanpa Tembakau Sedunia”. Hal
ini banyak bukti negatif terutama masalah kesehatan kepada produk olahan tembakau
yang biasa dikenal dengan “rokok”. Rokok merupakan salah satu faktor risiko utama
terjadinya penyakit tidak menular seperti kardiovaskuler, stroke, penyakit paru
obstruktif kronik, kanker paru, kanker mulut, dan kelainan kehamilan. Penyakitpenyakit
tersebut merupakan penyebab kematian utama di dunia, termasuk di
Indonesia. Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO) rokok adalah pembunuh yang
akrab di tengah-tengah masyarakat. Setiap detik, satu orang meninggal akibat
merokok. Rokok, juga membunuh separuh dari masa hidup perokok, dan separuh
perokok mati pada usia 35 sampai dengan 69 tahun. Data epidemi di dunia
menunjukkan, tembakau membunuh lebih lima juta orang setiap tahunnya. Jika hal
ini terus berlanjut, diproyeksikan pada tahun 2020 terjadi 10 juta kematian, dengan
70% kematian di negara sedang berkembang.
Global Youth Tobacco Survey (GYTS) Indonesia tahun 2006 melaporkan,
64,2% anak sekolah yang disurvey terpapar asap rokok selama mereka di rumah.
Sebanyak 37,3% pelajar merokok, dan 3 diantara 10 pelajar pertama kali merokok
sebelum berumur 10 tahun (30,9%). Tingginya populasi dan konsumsi rokok,
menempatkan Indonesia pada urutan ke-3 konsumen tembakau/rokok di dunia setelah
China dan India dengan konsumsi 220 milyar batang per tahun 2005. Asap
rokok/tembakau mengandung lebih dari 4.000 senyawa kimia, 43 diantaranya bersifat
karsinogen. Tidak ada kadar paparan minimal dalam asap rokok/tembakau yang
“aman”. Separuh lebih (57%) rumah tangga di Indonesia mempunyai sedikitnya satu
perokok, dan hampir semua perokok (91,8%) merokok di rumah. Seseorang bukan
perokok yang menikah dengan perokok mempunyai risiko kanker paru sebesar 20
sampai 30%, dan mempunyai risiko terkena penyakit jantung. Menurut data Badan
Kesehatan Dunia, jumlah perokok di Indonesia adalah terbesar ke tiga di dunia dan
kematian akibat kebiasaan merokok mencapai 400 ribu orang per tahun.

Selain informasi tentang dampak negatif rokok sebagai produk olahan
tembakau diatas, informasi yang tak kalah pentingnya adalah penemuan-penemuan
mengenai banyaknya manfaat tembakau untuk manusia bahkan bidang kesehatan.
Daun tembakau yang sering diidentikan dengan rokok, dimana para pakar kesehatan
sepakat akan bahayanya terhadap kesehatan manusia. Bahkan Majelis Ulama
Indonesia (MUI) berencana mengeluarkan fatwa haram terhadap daun ini. Sehingga
meresahkan para petani tembakau. Tetapi ternyata di tangan seorang peneliti
bioteknologi, daun tembakau dapat dimanfaatkan bagi kesehatan. Hal ini tentu
merupakan kabar baik bagi semua pihak. Berikut ini beberapa manfaat dari tembakau
adalah sebagai berikut:
1. Penghasil Protein Anti Kanker
Tanaman tembakau ternyata dapat menghasilkan protein anti-kanker yang
berguna bagi penderita kanker. Untuk mendapatklan protein dimaksud dapat
dibuat dengan cara memasukkan DNA dari tubuh manusia dimasukkan ke dalam
DNA tanaman tembakau melalui bakteri, sehingga tanaman tembakau secara
alami akan menghasilkan protein sesuai DNA yang dimasukkan berupa cairan
protein yang bermanfaat sebagai anti kanker, misalnya kanker mulut rahim karena
tembakau mengandung sumber protein yang dapat menstimulasi antibody
terhadap human papilloma virus (HPV), yang menjadi penyebab kanker mulut
rahim. Selain untuk protein antikanker dapat juga sebagai stimulasi perbanyakan
sel tunas (stemcell) yang bisa dikembangkan untuk memulihkan jaringan fungsi
tubuh yang sudah rusak.
2. Melepas gigitan lintah dan membunuh serangga
Manfaat tembakau, selain bisa diekstrak dan diambil bagian tertentu seperti
nikotin yang digunakan di berbagai macam produk baik makanan maupun
minuman, tembakau juga dapat gunakan untuk melepaskan gigitan lintah kalo
lagi di dalam hutan, tembakau juga bisa digunakan untuk insektisida karena
nikotin yang terkandung merupakan neurotoxin yang sangat ampuh untuk
membunuh serangga.
3. Obat diabetes dan antibody.
Penggunaan tembakau yang dimodifikasi secara genetik untuk memproduksi obat
diabetes dan kekebalan tubuh.
4. Anti radang
Tembakau transgenik dapat memproduksi interleukin-10 (IL-10), yang merupakan
cytokine anti-radang yang ampuh. Cytokine adalah protein yang merangsang selsel
kekebalan tubuh agar aktif. Kode genetik (DNA) yang mengode IL-10 ditanam
dalam tembakau, lalu tembakau akan memproduksi protein yang bermanfaat
sebagai anti radang, saelain itu dapat membantu mencegah kencing manis atau
diabetes melitus tipe 1. Diabetes melitus tipe 1 atau diabetes anak-anak dicirikan
dengan hilangnya sel beta penghasil insulin pada pankreas.
5. Obat HIV / AIDS
Tembakau dapat menghasilkan protein obat human immunodeficiency virus (HIV)
penyebab AIDS, yang disebut griffithsin. HIV adalah virus yang menginfeksi sel
sistem kekebalan tubuh manusia. Bedanya, bukan tembakaunya yang
menghasilkan protein, melainkan virus tembakaunya.
6. Pemelihara kesehatan ternak
Ekstrak tembakau (nikotin 1,68%) mempunyai potensi untuk membasmi cacing H.
contortus. Sebagai akibatnya hasil pengobatan akan memberikan keuntungan bagi
para pemelihara ternak, sebab kesehatan ternak tersebut makin baik.
7. Penghilang embun
Tembakau bisa juga digunakan untuk menghilangkan “embun” pada kaca dalam
mobil pada waktu hujan dengan cara menggosokkan tembakau pada kaca tersebut.
8. Obat luka
Daun Nicotiana tabacum berkhasiat sebagai obat luka. Untuk obat luka dipakai ±
25 gram daun segar Nicotiana tabacum, dicuci dan ditumbuk sampai lumat.
ditambah minyak tanah ± 25 ml diperas dan disaring. Hasil saringan dioleskan
pada luka.
9. Sebagai Biofuel
Daun tembakau ternyata dapat meningkatkan kadar minyak nabati yang
merupakan langkah awal dalam memanfaatkan tanaman ini untuk keperluan
biofuel. Tembakau dapat menghasilkan biofuel lebih efisien daripada produk
pertanian lainnya. Namun, sebagian besar minyaknya hanya terkandung di dalam
biji/ benih tembakau (sekitar 40 persen minyak per berat kering). Meskipun
kandungan minyak nabati biji tembakau telah diuji dan dapat digunakan sebagai
bahan bakar mesin diesel, namun produksi biji tanaman tembakau masih sangat
rendah, yakni sekitar 600 kg biji per hektar.

Berdasarkan fakta yang terjadi dapat disimpulkan dan ditekankan bahwa yang
harus kita upayakan adalah Hari Tanpa Rokok Sedunia, bukan Hari Tanpa Tembakau
Sedunia, Karena bisa jadi suatu saat nanti dengan seiringnya pengetahuan dan
teknologi rokok dapat tergantikan dengan produk olahan tembakau yang lebih
bermanfaat dan penyumbang beacukai Negara pun akan tergantikan dengan produk
tersebut. Bukan sesuatu yang tidak mungkin jika Hari Tanpa Tembakau Sedunia akan Berubah Menjadi Hidup Sehat dengan Tembakau dan menjadi Peringatan Hari Tanpa Rokok Sedunia.

Daftar Pustaka

Kemenkes RI. 2010. Aksi Simpati Memperingati Hari Tanpa Tembakau Sedunia.
http://www.depkes.go.id/index.php/berita/press-release/1092-aksi-simpatimemperingati-hari-tanpa-tembakau-sedunia.html. Diakses 26 mei 2011.

Kemenkes RI. 2010. Saatnya Melindungi Perempuan Dari Bahaya Rokok. http://www.depkes.go.id/index.php/berita/press-release/1090-saatnyamelindungi-
perempuan-dari-bahaya-rokok.html. Diakses 26 mei 2011.

Kemenkes RI. 2010. Kemenkes Bertanggung Jawab Atasi Dampak Negatif
Tembakau. http://www.depkes.go.id/index.php/component/content/article/837.html.
Diakses 28 Mei 2010.

Metro tv news. 2011. Aksi Damai Jelang Peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia. http://metrotvnews.com/read/newscatvideo/metropolitan/2011/05/30/12920
5/Aksi-Damai-Jelang-Peringatan-Hari-Tanpa-Tembakau-Sedunia. Diakses
25 mei 2011.

LIPI. 2008. Manfaat Daun Tembakau Bagi Kesehatan. http://www.lipi.go.id/www.cgi?berita&1221953354&&2008&. Sumber : Situs KRT 18 September 2008. Diakses 30 mei 2011.

Widodo Slamet. 2011. Manfaat Tembakau. http://cybex.deptan.go.id/penyuluhan/manfaat-tembakau. Diakses 29 mei 2011.

Tersedia juga untuk yang ingin download artikel ini dalam bentuk pdf, dapat meng-klik judul berikut, Memperingati Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2011.

Tentang Agus Samsudrajat S

"Membuat tapak jejak dengan berpijak secara bijak dimanapun kaki ini beranjak"
Pos ini dipublikasikan di Artikel dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.

4 Balasan ke Memperingati Hari Tanpa Tembakau Sedunia 31 Mei 2011

  1. Arjuna Ireng berkata:

    thanks berader….. ini yg ane cari,,,,moga saja para petani tembakau tau akan manfaat tembakau selain.untuk bikin rokok jadi mereka ga resah akan mata pencahariannya itu.. Moga juga MUI tau akan hal ini.

    • salam kenal brother, semoga bermanfaat dan memberikan solusi bwt petani dan bangsa ini, selain kritikan masalah nama sejarah yg masih memakai nama “hari tanpa tembakau”, tulisan itu juga merupakan sebagian curhat petani tembakau (kakek saya), semoga penelitian dan pengembangan tembakau menjadi berbagai produk positif lainya bisa semakin mendapat perhatian dari berbagai pemerintah dan berbagai elemen..

      • Arjuna Ireng berkata:

        …trus ,,nama seorang ahli bioteknologi yang bro sebutkan telah menemukan manfaat positif tembaku itu siapa..?? dari instansi mana ?? berkantor dimana ?? thanks

  2. Beliau adalah Dr. Arief B.Witarto, peneliti Bioteknologi LIPI,melalui telepon dalam siaran IPTEK VOICE yang ditayangkan oleh RRI Pro2 FM frekuensi 105.0 FM, Kamis, 18 September 2008 lalu, pukul 08.30-09.00. Berikut sumber link rujukanya http://www.lipi.go.id/www.cgi?berita&1221953354&&2008&

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s